Lepas Kontingen Popda XV dan Peparpeda III, Ponorogo Targetkan Masuk 10 Besar Jatim
PONOROGO, METROWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten Ponorogo secara resmi melepas kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) III Jawa Timur 2026 di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Rabu (28/10/2026). Dalam ajang olahraga pelajar tingkat provinsi tersebut, Ponorogo menargetkan peningkatan prestasi dengan harapan mampu menembus 10 besar.
Ketua Kontingen Ponorogo, Wakhid Purwanto, S.Sos., yang juga menjabat sebagai Kabid Pemuda dan Olahraga, menyampaikan bahwa Popda diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Pada tahun ini, jumlah atlet yang diberangkatkan mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.
“Kalau tahun lalu diikuti 74 atlet, tahun ini sebanyak 128 atlet,” ungkap Wakhid saat menyampaikan laporan kontingen dalam acara pelepasan.
Ia menjelaskan, kontingen Ponorogo terdiri atas 128 atlet Popda, sembilan atlet Peparpeda, 39 pelatih, serta delapan pendamping. Para atlet akan mengikuti 28 cabang olahraga, di antaranya karate, atletik, pencak silat, renang, selam, tinju, gulat, panahan, balap sepeda, bola voli, dan sejumlah cabang lainnya.
Pelaksanaan Popda XV dan Paperda III Jawa Timur 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 29 Oktober hingga 11 November 2026, dengan Kabupaten Ngawi sebagai tuan rumah utama. Sejumlah pertandingan juga dilaksanakan di Surabaya dan Kota Madiun.
Wakhid berharap seluruh atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan membawa pulang medali untuk Ponorogo. Ia mengingatkan bahwa pada pelaksanaan tahun lalu, Ponorogo berada di peringkat ke-26.
“Semoga tahun ini kita bisa masuk 10 besar. Ponorogo juara, Ponorogo hebat!” pekiknya, memberikan semangat kepada seluruh kontingen.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo, Dr. Agus Sugiarto, M.Si., mengaku terharu melihat semangat para atlet saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Menurutnya, semangat tersebut menjadi modal penting bagi para atlet untuk berjuang membawa nama baik Kabupaten Ponorogo dalam Popda XV dan Paperda III Jawa Timur.
“Saya merasa merinding melihat semangat adik-adik saat menyanyikan lagu Indonesia Raya. Mudah-mudahan semangat ini dibawa dalam pelaksanaan Popda dan Paperda Jawa Timur, sehingga prestasi tahun ini bisa lebih baik,” tuturnya.
Sekda yang akrab disapa Ugin itu juga menyampaikan salam hangat dan pesan penyemangat dari Plt. Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, S.H., kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan pendamping.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Ponorogo, ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah melakukan pembinaan dan mempersiapkan kontingen. Dukungan dan motivasi tersebut diharapkan mampu mendorong para atlet meraih hasil terbaik.
“Kalau tahun lalu mendapatkan dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu, mudah-mudahan tahun ini bisa lebih banyak,” harapnya.
Dalam pesannya kepada para atlet, Sekda menekankan pentingnya menjaga sportivitas, kejujuran, kehormatan, dan jiwa kesatria selama bertanding. Ia juga meminta seluruh atlet menunjukkan mental juara, tidak gentar menghadapi lawan, serta membawa karakter khas Ponorogo yang berani, tangguh, dan pantang menyerah.
Selain itu, para atlet diingatkan untuk menjaga kesehatan, kekompakan, dan kebersamaan selama mengikuti pertandingan.
“Adik-adik adalah duta Ponorogo yang harus menjaga nama baik daerah. Pemerintah daerah memberikan perhatian dan dukungan penuh, serta membuka ruang agar Paperda semakin hebat, berjaya, dan berprestasi,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Sekda memberikan motivasi sekaligus memberangkatkan kontingen Ponorogo secara resmi untuk mengikuti Popda XV dan Paperda III Jawa Timur 2026.
“Bismillah, selamat berjuang. Bawalah pulang kemenangan ke Bumi Reog. Ponorogo hebat!” pungkasnya.
Pelepasan kontingen ini menjadi momentum untuk membangun optimisme dan semangat juang para atlet pelajar Ponorogo. Dengan persiapan yang telah dilakukan, kontingen diharapkan mampu meningkatkan perolehan medali sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Ponorogo di tingkat Provinsi Jawa Timur.(AZ)


