125 Pemuda-Pemudi Dikukuhkan Jadi Volunteer Grebeg Suro 2026, Siap Sukseskan Event Kebanggaan Ponorogo
Ponorogo, Metrowilis.com – Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengukuhkan dan melantik Volunteer Grebeg Suro 2026 di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 125 pemuda dan pemudi terpilih siap ambil bagian dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Grebeg Suro, agenda budaya tahunan kebanggaan masyarakat Ponorogo.
Dalam sambutannya, Lisdyarita yang akrab disapa Bunda menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh volunteer yang telah resmi dikukuhkan. Menurutnya, menjadi volunteer bukan sekadar bentuk kepedulian, tetapi juga merupakan tanggung jawab besar sebagai duta daerah.
"Kalian adalah duta Ponorogo. Karena itu, hendaknya selalu bersikap ramah dan santun untuk menjaga kebesaran budaya Ponorogo," ujar Bunda, Rabu sore 3 April 2026.
Ia berharap pengalaman menjadi volunteer dapat menjadi bekal berharga bagi para generasi muda untuk terlibat lebih jauh dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan di Ponorogo, bahkan menjadi event organizer (EO) di masa mendatang.
"Hari ini kalian adalah volunteer, nanti kalian juga bisa menjadi EO-nya. Selamat bertugas dan selamat mengabdi," pesannya.
Bunda juga mengucapkan terima kasih kepada para pemuda dan pemudi yang memiliki kepedulian dan kemauan untuk mengabdikan diri demi menyukseskan Grebeg Suro 2026. Menurutnya, keberadaan volunteer menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kesuksesan event budaya terbesar di Ponorogo tersebut.
Ia berharap pelaksanaan Grebeg Suro tahun ini berlangsung lebih semarak dan bermakna, serta mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, Grebeg Suro juga menjadi sarana edukasi untuk melestarikan budaya khas Ponorogo.
Para volunteer nantinya akan bertugas di berbagai bidang sesuai pembagian tugas masing-masing selama rangkaian kegiatan Grebeg Suro berlangsung.
Sementara itu, Ketua Volunteer Grebeg Suro, Syarif Hidayatullah, menjelaskan bahwa anggota volunteer berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan berbagai komunitas pemuda di Ponorogo.
Menurutnya, Volunteer Grebeg Suro berdiri sejak tahun 2017 dan telah menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan budaya, termasuk Festival Reog Nasional.
"Kami terdidik dan terlatih. Grebeg Suro adalah rumah besar bagi siapa saja yang ingin mengabdi untuk Ponorogo. Bunda tidak sendirian, Ponorogo milik kita bersama," katanya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa 100 volunteer yang dikukuhkan merupakan hasil seleksi ketat yang berlangsung selama tiga hari.
Dari sekitar 1.000 pendaftar, hanya 125 orang yang dinyatakan lolos dan berhak menjadi Volunteer Grebeg Suro 2026.
Judha mengungkapkan, sejak berdiri pada tahun 2017, Volunteer Grebeg Suro telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan dan kualitas penyelenggaraan Grebeg Suro. Bahkan, event tersebut kini telah masuk dalam jajaran Top 10 event terbaik di Indonesia dan menjadi bagian dari kalender event nasional.
"Grebeg Suro sudah menjadi langganan Top 10 event nasional, dan volunteer-nya juga top markotop," ujarnya.
Ia berharap para volunteer mampu menjadi wajah sekaligus resepsionis Grebeg Suro yang dapat memperkenalkan dan menjual potensi Ponorogo kepada para tamu dan wisatawan yang datang.
"Volunteer adalah resepsionis Grebeg Suro Ponorogo. Tugasnya tidak hanya membantu kegiatan, tetapi juga mengenalkan berbagai potensi yang dimiliki Ponorogo kepada masyarakat luas," pungkasnya. (AZ)



