Menata Hijau Kota, DLH Ponorogo Pangkas Pohon Demi Keselamatan dan Kenyamanan Warga
Ponorogo | Metrowilis. Com- Pagi di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, Senin (2/2/2026), terasa berbeda. Deru kendaraan berpadu dengan suara mesin pemotong dahan. Di balik aktivitas itu, Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tengah melakukan langkah preventif: pemangkasan dan perapian pohon demi keselamatan pengguna jalan dan penataan wajah kota.
Kegiatan yang dipusatkan mulai dari wilayah Jarakan hingga Pasar Legi tersebut diawali dengan apel pengarahan. Apel dipimpin oleh Plt Kepala DLH Kabupaten Ponorogo, Jamus Kunto, yang disampaikan melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Pertamanan DLH Ponorogo, Adi Fahri. Dalam arahannya, ditekankan pentingnya kehati-hatian serta koordinasi lintas instansi selama proses pemangkasan berlangsung.
Usai apel, tim gabungan langsung bergerak melakukan pemangkasan pohon-pohon yang dinilai berpotensi mengganggu keselamatan, seperti dahan rapuh, terlalu rimbun, atau mendekati jaringan listrik. Kegiatan ini bukan sekadar merapikan, melainkan bagian dari upaya mitigasi risiko terhadap kemungkinan pohon tumbang, terutama saat cuaca ekstrem.
Dalam pelaksanaannya, DLH Ponorogo bersinergi dengan DPUPKP, BPBD, dan PLN sebagai tim eksekutor. PLN berperan penting dalam mengamankan jaringan kelistrikan agar proses pemotongan berjalan aman tanpa mengganggu pasokan listrik. Sementara itu, Dinas Perhubungan, Polisi Lalu Lintas, dan Satpol PP turut mengatur arus lalu lintas serta melakukan pengamanan di sekitar lokasi kegiatan.
Pemangkasan dan perapian pohon ini juga menjadi bagian dari kesiapan lingkungan menyambut bulan Ramadan 2026, di mana aktivitas masyarakat meningkat dan kenyamanan ruang publik menjadi perhatian utama. Ruas jalan yang lebih rapi, aman, dan terang diharapkan mampu mendukung kelancaran mobilitas warga.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Ponorogo menegaskan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara keindahan lingkungan dan keselamatan masyarakat. Pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat lingkungan sekitar.
Dengan kolaborasi dan kepedulian bersama, Ponorogo diharapkan terus tumbuh sebagai kota yang aman, nyaman, dan lestari, di mana ruang hijau tidak hanya mempercantik, tetapi juga memberi rasa aman bagi setiap penggunanya.(ADV)

