Stok Beras Bulog Ponorogo Aman, Capai 78 Ribu Ton
![]() |
| Kepala Kantor Cabang Perum Bulog Ponorogo Budiwan Susanto didampingi Wakil Ihya Ulumuddin saat di konfirmasi stok beras dan jagung di tempat kerjanya. |
Ponorogo || Metrowilis.com – Kepala Kantor Cabang Perum Bulog Ponorogo, Budiwan Susanto memastikan stok beras Bulog di wilayah Kancab Ponorogo dalam rangka HUT Bulog tahun 2026 berada dalam kondisi sangat aman. Bahkan jumlah stok yang tersedia saat ini disebut menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Bulog Ponorogo.
Hal tersebut disampaikan Budiwan kepada Metrowilis, Rabu (20/5/2026) di ruang kerjanya didampingi Wakil Kepala Cabang, Ihya Ulumuddin.
“Kami sampaikan bahwa stok sekarang mencapai 78 ribu ton. Alhamdulillah ini terbesar untuk daerah Kancab Ponorogo. Sementara di tingkat nasional stok Bulog mencapai 5,5 juta ton dan mungkin ini stok terbesar sepanjang sejarah. Seperti yang disampaikan Dirut, stok Bulog sekarang sangat aman,” ujar Budiwan.
Menurutnya, dengan jumlah stok yang ada saat ini, kebutuhan beras masyarakat diperkirakan tetap aman hingga akhir tahun 2026.
“Jika dilihat dari jumlah stoknya, mungkin sampai akhir tahun pun masih akan aman,” tambahnya.
Selain menjaga ketahanan pangan melalui stok beras, Bulog juga mendapat penugasan penyaluran jagung dalam program SPAP Jagung yang diperuntukkan bagi para peternak yang telah ditunjuk oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas).
“Alhamdulillah bulan Mei ini selain beras, kami juga ditugaskan untuk penyaluran jagung untuk SPAP Jagung. Penerimanya adalah peternak yang telah ditunjuk oleh Bapanas,” jelasnya.
Ia mengatakan, di wilayah kerja Bulog Ponorogo terdapat sejumlah peternak di Kabupaten Ponorogo, Pacitan, dan Magetan yang menerima bantuan tersebut, dengan jumlah penerima terbanyak berada di Kabupaten Magetan.
“Dari minggu kemarin sudah ada pengambilan jagung, dimana peternak mengambil jagung di kami dengan harga Rp5.000 per kilogram dan maksimal dijual di wilayah koperasinya Rp5.500,” katanya.
Program tersebut dinilai sangat membantu peternak, terutama dalam menjaga kestabilan biaya pakan yang berdampak langsung terhadap harga telur di pasaran.
“Harapan kami dengan adanya bantuan jagung ini harga telur bisa terkendali, peternak bisa terbantu karena informasi yang kami terima harga telor sempat turun. Dengan adanya bantuan SPAP Jagung, peternak bisa terlindungi terkait harga pakan,” pungkasnya.(AZ/red)
