BREAKING NEWS

Janganlah Meminta Kepada Allah Agar Merubah Profesi, Syukuri, Menyempurnakan Ikhtiar, Bertawakal Kepada Allah SWT


Oleh : Agus Zahid, MZ (Pimpinan Metrowilis.com) 

Janganlah engkau terlalu sibuk meminta kepada Allah agar Dia mengubah profesimu, seolah-olah kebahagiaan dan keberhasilan hanya bisa datang melalui pekerjaan yang lain.
Sebab, jika Allah menghendaki kebaikan dan mengaruniakan apa yang engkau harapkan, Dia mampu memberikannya melalui jalan yang tidak pernah engkau sangka, tanpa harus terlebih dahulu mengubah profesimu.

Karena itu, hal terpenting bukanlah terus-menerus mengeluhkan keadaan atau membandingkan profesimu dengan profesi orang lain, melainkan belajar mensyukuri karunia Allah atas pekerjaan yang telah diamanahkan kepadamu. 

Wujudkan rasa syukur itu dengan menekuni profesimu secara sungguh-sungguh, bekerja dengan jujur, menjalankan tanggung jawab dengan penuh amanah, serta meningkatkan kemampuan agar semakin profesional. Jadikan pekerjaanmu bukan sekadar jalan untuk memperoleh penghasilan, tetapi juga sarana beribadah, menebar manfaat, dan memberikan kebaikan bagi sesama.

Ingatlah, tidak ada satu pun peristiwa di muka bumi ini yang luput dari pengetahuan dan pengawasan Allah SWT. Bahkan, sehelai daun yang gugur dari tangkainya pun tidak terjadi di luar pengetahuan-Nya.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur'an, Surah Al-An'am ayat 59:
“Dan tidak ada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya.”

Jika gugurnya sehelai daun saja tidak luput dari pengetahuan Allah, maka perjalanan hidupmu, perjuanganmu, kesulitanmu, dan setiap ikhtiar yang engkau lakukan tentu tidak tersembunyi dari-Nya.

Maka, janganlah meremehkan profesi yang sedang engkau jalani. Bisa jadi, melalui profesi itulah Allah mendidik kesabaranmu, menguji kejujuranmu, menguatkan tanggung jawabmu, dan membuka pintu-pintu kebaikan yang belum pernah engkau bayangkan.

Tugasmu adalah berikhtiar dengan sebaik-baiknya, bersyukur atas apa yang telah diberikan, dan bertawakal atas segala hasilnya.

Jangan hanya sibuk meminta agar keadaan berubah. Perbaikilah cara engkau menjalani keadaan itu. Jangan hanya berharap memperoleh amanah yang lebih besar. Buktikan terlebih dahulu bahwa engkau mampu menjaga amanah yang telah ada di tanganmu.

Sebab, kemuliaan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh tinggi atau rendahnya jabatan, besar atau kecilnya penghasilan, maupun terkenal atau tidaknya profesi yang dimiliki. Kemuliaan juga tercermin dari kejujuran, ketulusan, tanggung jawab, dan manfaat yang diberikan kepada sesama.

Bersyukurlah atas profesimu, sempurnakan ikhtiarmu, luruskan niatmu, dan serahkan hasilnya kepada Allah SWT.
Jika Allah menghendaki engkau melangkah ke keadaan yang lebih baik, tidak ada seorang pun yang mampu menghalangi ketetapan-Nya. Namun, selama engkau masih berada dalam keadaan yang sekarang, jalanilah dengan penuh kesungguhan, tanpa kehilangan rasa syukur dan tanpa berhenti memperbaiki diri.

Karena sesungguhnya, yang terpenting bukan sekadar di mana engkau ditempatkan, melainkan bagaimana engkau menjalankan amanah di tempat itu dengan sebaik-baiknya.
Semoga Allah SWT menjadikan setiap profesi kita sebagai jalan keberkahan, setiap ikhtiar sebagai amal kebaikan, dan setiap karunia sebagai alasan untuk semakin bersyukur kepada-Nya.
Wallahu a'lam bish-shawab.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar