BREAKING NEWS

HUT ke-81 PMI Ponorogo, Bunda Lisdyarita Serahkan Piagam Penghargaan Kepada Pendonor Ke 50 Hingga 75 Kali

 



Ponorogo || Metrowilis.com - Dedikasi di medan kemanusiaan tidak selalu hadir dalam sorotan. Namun, bagi para pendonor darah, relawan, pengurus, maupun mitra Palang Merah Indonesia (PMI), membantu sesama telah menjadi bagian dari pengabdian yang terus dijalankan dari waktu ke waktu.

Semangat itulah yang terasa dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PMI Kabupaten Ponorogo yang diperingati dalam suasana kebersamaan di Pendopo Agung Ponorogo, Rabu (23/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati Ponorogo Bunda Lisdyarita, S.H. menyerahkan piagam penghargaan kepada 98 pendonor darah yang telah melakukan donor sebanyak 50 kali dan 5 pendonor yang telah mencapai 75 kali donor darah.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi para pendonor yang selama ini secara sukarela menyumbangkan darah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Bunda Lisdyarita memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi PMI Ponorogo yang selama ini terus hadir di tengah masyarakat.

Menurutnya, PMI yang lahir satu bulan setelah kemerdekaan Indonesia terus menunjukkan kiprahnya dengan tetap memegang teguh nilai-nilai solidaritas sosial, netralitas, kepedulian, dan kemanusiaan.

Nilai-nilai luhur tersebut, lanjutnya, menjadi landasan dalam setiap gerak PMI sehingga keberadaannya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan relawan PMI atas kepedulian yang tiada henti dalam membantu sesama,” ungkap Bunda Lisdyarita.

Ke depan, Bunda Lisdyarita berharap PMI semakin meningkatkan perannya di tengah masyarakat. Tidak hanya terus hadir dalam pelayanan kemanusiaan, tetapi juga mampu merangkul semakin banyak pihak untuk memperkuat sinergi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Jangan pernah lelah untuk berbuat baik. Selamat berjuang dan selamat mengabdi bagi kemanusiaan,” tegasnya.

Semangat memperluas gerakan kemanusiaan juga ditunjukkan melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) pengesahan Unit Palang Merah Remaja (PMR) Mula, Madya, dan Wira kepada 290 lembaga sekolah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan keterlibatan generasi muda dalam kegiatan kepalangmerahan. Sejak usia sekolah, para pelajar dikenalkan dengan nilai kepedulian, solidaritas, kesehatan, serta semangat membantu sesama.

Tidak hanya penghargaan kepada pendonor darah, apresiasi juga diberikan kepada berbagai instansi dan lembaga yang secara sukarela menjadi mitra PMI dalam menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Ponorogo yang terdampak kekeringan di berbagai wilayah.

Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana kerja kemanusiaan dibangun melalui kolaborasi. PMI tidak berjalan sendiri, tetapi menggandeng berbagai pihak agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Ketua Pengurus PMI Ponorogo, Luhur Karsanto, mengatakan PMI Ponorogo selama ini tidak pernah berhenti menunjukkan aksinya dalam medan pengabdian dan menjawab berbagai panggilan kemanusiaan.

Mulai dari pelayanan darah, penanggulangan bencana alam seperti tanah longsor dan kekeringan, layanan sosial krisis kesehatan, hingga pembinaan generasi muda terus dilakukan.
“Dari tahun ke tahun kami bersama mitra menyalurkan bantuan air bersih kepada warga masyarakat yang terdampak bencana. Menggelar kegiatan edukasi tentang kesehatan, pemeriksaan kesehatan, donor darah, dan kegiatan kemanusiaan lainnya,” ungkapnya.

Bagi PMI Ponorogo, perjalanan 81 tahun bukan sekadar catatan usia organisasi. Lebih dari itu, menjadi momentum untuk menjaga semangat pengabdian agar tetap tumbuh dan menjangkau semakin banyak masyarakat.

Kolaborasi dan kebersamaan antara pengurus, relawan, pendonor, generasi muda, instansi pemerintah, dunia pendidikan, serta berbagai mitra menjadi fondasi penting bagi PMI Ponorogo untuk terus bergerak.

Ke depan, semangat kemanusiaan itu diharapkan tidak berhenti pada peringatan HUT. Setiap tetes darah yang didonorkan, setiap bantuan yang disalurkan, dan setiap relawan yang turun ke lapangan menjadi bagian dari harapan agar semakin banyak masyarakat yang terbantu.
PMI Ponorogo pun terus melangkah, membawa semangat kemanusiaan dari hari ini menuju pengabdian yang lebih luas di masa mendatang.(AZ) 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar