BREAKING NEWS

Asli Putra Daerah Gus Hasim: Saatnya Ponorogo Membuka Lembaran Baru, Bersama Bangun Daerah untuk Kepentingan Rakyat

 

Pengacara Senior dan Pengusaha Sukses Asli Ponorogo M. Hasim, S. H, M. H

PONOROGO || Metrowilis.com - Pengacara senior sekaligus pengusaha sukses M. Hasim, S.H., M.H. atau yang akrab disapa Gus Hasim, mengajak seluruh elemen masyarakat Ponorogo untuk mengakhiri polemik masa lalu dan bersama-sama membuka lembaran baru demi kemajuan daerah.

Gus Hasim yang juga disebut-sebut sebagai salah satu bakal calon (Balon) wakil Bupati Ponorogo dan merupakan putra daerah, menilai berbagai persoalan yang telah berlalu semestinya tidak terus berlarut-larut. Menurutnya, setelah adanya putusan terhadap mantan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, proses tersebut hendaknya menjadi momentum untuk menata kembali pemerintahan dan pembangunan di Ponorogo.

“Jadi begini, menurut saya setelah adanya putusan Bapak Bupati dulu, Bapak Sugiri, apapun bentuknya ini sudah selesai. Tidak ada yang harus terus berlarut-larut. Untuk masyarakat semuanya, masalah yang lalu biar berlalu. Waktunya saat ini membuka lembaran baru,” tegas Gus Hasim kepada metrowilis.com Senin 7 September 2026.

Menurutnya, Ponorogo ke depan membutuhkan koordinasi yang semakin kuat antara pemerintah, masyarakat, serta seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.

Ia mengajak seluruh elemen untuk mengedepankan kekompakan dan kebersamaan. Dengan koordinasi yang baik, kata dia, pembangunan Ponorogo dapat dilakukan dengan lebih ikhlas, benar, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Untuk menata kembali, menata Ponorogo ini dengan lebih bagus, tingkatkan koordinasi-koordinasi dengan pihak manapun. Ayo, ketika kita kuat, ketika kita kompak, kita bisa membangun Ponorogo dengan ikhlas dan dengan benar,” ujarnya.

Gus Hasim menegaskan, berbagai persoalan yang telah terjadi hendaknya dijadikan catatan untuk memperbaiki masa depan, bukan menjadi alasan untuk terus mempertahankan perbedaan dan polemik.

“Yang sudah ya sudah. Intinya kita membuka lembaran baru, kita isi dengan catatan-catatan yang bagus, yang manis, dan tentunya untuk kepentingan rakyat,” tandasnya.

Soal Upaya Hukum
Ketika ditanya mengenai status putusan yang berkaitan dengan Sugiri Sancoko apakah sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht), Gus Hasim mengatakan bahwa proses hukum masih berjalan.

“Dikatakan inkracht tetap proses, tapi kemungkinan untuk banding kami tidak diperintah untuk banding. Kalau untuk banding itu masih dalam taraf pemikiran kita bersama. Insya Allah tidak banding. Perintahnya Pak Giri seperti itu,” jelasnya.

Lebih jauh, Gus Hasim kembali menekankan pentingnya membangun pemerintahan yang terbuka, transparan, dan kredibel. Ia berharap para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo tidak terjebak dalam persoalan masa lalu maupun sekat dengan masyarakat.
“Intinya kita membuka lembaran baru yang lebih baik, lebih bagus, lebih transparan, yang lebih kredibel,” katanya.

Ia juga meminta seluruh pejabat di Ponorogo untuk membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan masyarakat. Menurutnya, pejabat pemerintah pada hakikatnya merupakan bagian dari rakyat dan bekerja untuk kepentingan rakyat.

“Saya mohon kepada pejabat di Ponorogo jangan larut dalam bayangan-bayangan. Kita terbuka lah, jangan tersekat-sekat dengan rakyat yang akan berkoordinasi,” pintanya.
Gus Hasim menegaskan, masyarakat yang datang dan berkoordinasi dengan pemerintah tidak selalu memiliki kepentingan pribadi. Justru, menurutnya, banyak masyarakat yang menyampaikan aspirasi demi kepentingan pembangunan dan kemajuan Ponorogo.

“Dengan begitu pejabat itu milik rakyat dan bagian dari rakyat. Siapapun pejabat yang ada di Pemda, kami mohon terbuka saja. Rakyat itu tidak akan mengemis, rakyat itu tidak akan meminta-minta untuk kepentingan pribadi, tapi untuk kepentingan rakyat Ponorogo. Pada dasarnya itu,” pungkas Gus Hasim. 

Menanggapi hal itu salah satu tokoh Ponorogo menilai jika Gus Hasim merupakan asli putra daerah Ponorogo yang dinilai mengetahui akar masalah Ponorogo dan mengetahui tradisi, budaya dan kondisi Ponorogo." Gus Hasim ini , asli putra daerah dan bukan orang luar yang mengetahui akar masalah Ponorogo, tradisi, budaya serta kondisi Ponorogo," ucapnya.(AZ) 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar