BREAKING NEWS

M. Hasim, M.H : Tudingan Terhadap Plt Bupati Ponorogo Dikatakan Pembohongan Publik Itu Sangat Tidak Benar, Selama Ini Bunda Memimpin Jujur dan Transparan

 

Praktisi Hukum M. Hasim, S.H, M.H

Ponorogo, metrowilis.com - Praktisi Hukum M. Hasim, S. H, M.H menanggapi tudingan terhadap Plt Bupati Ponorogo Hj Lisdyarita yang disebut melakukan pembohongan publik di salah satu media sosial. Menurutnya, hal tersebut tidak memiliki dasar yang jelas dan justru berpotensi menggiring opini publik secara keliru. Padahal berdasarkan pengamatan saya Plt Bupati Hj. Lisdyarita, SH selama menjabat Plt berlaku jujur dan transparan.

 
Hal itu disampaikan M. Hasyim saat ditemui media ini di ruang kerjanya, Jumat (8/5/2026), Ia menegaskan bahwa setiap tudingan yang disampaikan kepada pejabat publik harus didasarkan pada fakta dan bukti yang kuat, bukan sekadar opini yang dapat memengaruhi pola pikir masyarakat.


“Tudingan Terhadap Plt Bupati Ponorogo Dikatakan Pembohongan Publik Itu Sangat Tidak Benar, Selama Ini Bunda Memimpin Jujur dan Transparan
Kalau menurut saya, pernyataan oknum yang menuding adanya pembohongan publik itu seharusnya disampaikan berdasarkan fakta dan bukti-bukti yang jelas, bukan hanya sekadar opini yang menggiring masyarakat sehingga memiliki pemikiran sendiri-sendiri. Karena nuansanya sudah masuk pada pencemaran nama baik, menuduh dan menghina. Ini sangat berbahaya kalau tidak diluruskan,” ujarnya.

Hasim menilai kritik maupun saran seharusnya disampaikan secara santun dan dengan dasar yang jelas agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Menurutnya, penggunaan kalimat-kalimat yang bernuansa tendensius hanya akan merugikan pihak yang dituding.

“Kalimat seperti menyandra atau tersandera itu akan menjadi bias. Logikanya kita tidak menyampaikan hal-hal seperti itu, karena akan sangat merugikan pihak yang dituding ataupun pihak yang dimaksud dalam kalimat tersebut,” jelasnya.
Ia juga menyinggung posisi Plt Bupati yang menurutnya saat ini belum dapat bertindak secara mutlak karena masih menunggu proses hukum terhadap Bupati definitif.

“Apalagi posisi Plt saat ini kan masih menunggu proses peradilan Bapak Bupati, sehingga segala sesuatu tentu ada batas kewenangan yang harus dipahami bersama,” tambahnya.
Lebih lanjut, Hasim menilai unggahan di media sosial yang memuat tuduhan tersebut cenderung bersifat tendensius dan tidak berdasarkan fakta yang benar.
“Kalau memang ada saran atau kritik, lebih baik dibicarakan dengan baik. Mari kita saling mendukung dan berdiskusi demi kemajuan Ponorogo,” katanya.

Menurut Hasim, Ponorogo membutuhkan sosok-sosok yang memiliki kredibilitas dan benar-benar ingin berjuang untuk kemajuan daerah. Ia pun mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak saling menyerang.
“Berpendapat itu hak semua orang karena kita negara demokrasi, tetapi alangkah baiknya dilakukan dengan santun dan bijaksana, apalagi jika seseorang dianggap tokoh dan panutan masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat Ponorogo dapat menjaga suasana tetap kondusif dan bersama-sama membangun daerah tanpa saling menjatuhkan.
“Ayo kita bangun Ponorogo ini bersama-sama dengan penuh rasa sayang dan cinta. Jangan saling menjelekkan atau menjatuhkan. Siapapun itu adalah masyarakat Ponorogo yang harus kita dukung bersama,” ujarnya.

Hasim juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam menyampaikan pendapat di media sosial karena dapat berimplikasi hukum apabila menyerang kehormatan atau martabat seseorang.

“Kalau mengacu pada Undang-Undang ITE, pencemaran nama baik dan penghinaan yang menyerang pribadi seseorang itu ada aturannya. Bisa dikenakan Pasal 45 junto Pasal 27A maupun 27B. Ancaman hukumannya bisa sampai 6 tahun penjara dan denda sekitar Rp1 miliar apabila terbukti,” tandasnya.

Di akhir pernyataannya, Hasim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan membangun Ponorogo yang lebih baik.
“Ponorogo ini waktunya berbenah, baik dalam bersikap, berpikir, maupun bertindak nyata. Jangan sampai Ponorogo dipecah belah hanya karena kepentingan pribadi.Mari kita tunjukkan bahwa Ponorogo bisa lebih hebat dari sebelumnya,” pungkas M. Hasim.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar