Kerja Bakti Wujudkan Sinergitas dan Kebersamaan antara TNI, Polri dan Masyarakat di Ponorogo
PONOROGO | metrowilis.com — Di tengah suasana Minggu pagi yang cerah di Desa Patik, Kecamatan Pulung, tampak pemandangan yang menyejukkan hati. Warga, anggota Koramil Tipe B 0802/17 Pulung, dan jajaran Polsek Pulung bahu membahu membersihkan lingkungan Mushala Ar Rahma. Tak ada sekat pangkat, tak ada jarak jabatan — yang ada hanyalah semangat gotong royong demi menjaga kebersihan rumah ibadah.
Kegiatan kerja bakti yang digelar pada Minggu (18/1/2026) itu menjadi potret nyata bagaimana sinergi antara TNI, Polri, perangkat desa, dan masyarakat terus terjalin hangat di Ponorogo. Di bawah komando Serma Hartono, Bati Tuud Koramil Tipe B 0802/17 Pulung, para anggota TNI dan Polri ikut menyapu halaman, memotong rumput, dan membersihkan saluran air di sekitar mushala.
“Menjaga kebersihan lingkungan, termasuk tempat ibadah seperti mushala, adalah tugas dan tanggung jawab kita bersama agar tetap bersih, indah, nyaman, dan sehat bagi siapa pun yang menggunakannya,” ujar Serma Hartono saat ditemui melalui Media Center 0802.
Ia menegaskan, kegiatan semacam ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan fisik lingkungan, tetapi juga menjadi ajang mempererat persaudaraan antarinstansi dan warga.
“Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan ini bisa semakin memperkuat sinergi dan hubungan harmonis di antara kami — baik TNI, Polri, perangkat desa, maupun masyarakat,” tambahnya.
Suasana keakraban pun terasa hangat. Di sela-sela istirahat, tawa ringan terdengar ketika warga menyuguhkan teh hangat dan jajanan sederhana. Gotong royong itu bukan sekadar membersihkan mushala, tapi juga menyapu sekat-sekat sosial yang mungkin tersisa di tengah masyarakat.
Bagi warga Patik, kolaborasi semacam ini menjadi bukti bahwa kehadiran TNI dan Polri bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tapi juga mitra nyata dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Di masa mendatang, kegiatan kerja bakti lintas sektor seperti ini diyakini akan terus menjadi perekat kebersamaan. Sebab, di balik sapu dan cangkul yang digerakkan bersama, ada nilai luhur kebersamaan yang menjaga Ponorogo tetap guyub, bersih, dan penuh semangat gotong royong.
(MdC0802/Redaksi MW)
