BREAKING NEWS

Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno SH, MSi Terima Gelar KRA dari Keraton Surakarta

 

FOSE BERSAMA : Ketua DPRD Kanjeng Raden Aryo Dwi Agus Prayitno SH MSi (Tengah) saat berfose bersama dengan para Abdi Dalem dan Sentono Dalem dari Ponorogo Kanjeng Raden Aryo Suwendi SH, MSi pada malam selikuran 9 Maret 2026 di Keraton Surakarta Hadiningrat. (Foto Istimewa) 

SURAKARTA  | Metrowilis.com- Suasana khidmat menyelimuti lingkungan Keraton saat gelar kehormatan diberikan kepada seorang tokoh dari Ponorogo. Pakubuwono XIV menganugerahkan gelar Kanjeng Raden Aryo (KRA) kepada Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo Dwi Agus Prayitno, Senin malam 9 Maret 2026 di Keraton Surakarta Hadiningrat. 

Penganugerahan tersebut menjadi bentuk penghormatan dari Keraton Surakarta Hadiningrat atas perhatian, dukungan, serta kontribusi yang diberikan Dwi Agus Prayitno dalam mendukung pelestarian budaya Jawa dan nilai-nilai tradisi keraton.

Dengan penganugerahan itu, Dwi Agus Prayitno kini secara resmi menyandang gelar Kanjeng Raden Aryo (KRA), salah satu gelar kehormatan tinggi dalam lingkungan Keraton Kasunanan Surakarta. Gelar tersebut bukan sekadar simbol penghormatan, tetapi juga mengandung amanah moral untuk ikut menjaga, merawat, dan melestarikan warisan budaya Jawa yang telah diwariskan turun-temurun.

Pemberian gelar oleh Pakubuwono XIV juga menjadi bentuk apresiasi kepada tokoh masyarakat yang dinilai memiliki kepedulian, gagasan, serta kontribusi nyata terhadap keberlangsungan dan kemajuan Keraton Surakarta.

Secara historis, hubungan antara Keraton Kasunanan Surakarta dengan pusat-pusat keilmuan Islam di Jawa juga memiliki akar yang kuat. Salah satu yang paling dikenal adalah Pesantren Tegalsari yang didirikan oleh Kiai Ageng Muhammad Besari pada abad ke-18.

Pada masa kejayaannya, pesantren ini dikenal sebagai pusat ilmu agama yang sangat berpengaruh dan memiliki hubungan erat dengan lingkungan Keraton Kasunanan Surakarta. Bahkan, pesantren tersebut kerap disebut sebagai semacam “kampus elit” pada zamannya yang menjadi tempat menimba ilmu bagi kalangan bangsawan maupun tokoh intelektual Jawa.

Beberapa tokoh besar yang pernah berkaitan dengan lingkungan Tegalsari antara lain Pakubuwono II serta pujangga besar Jawa Raden Ronggowarsito.

Dari lingkungan pesantren inilah berkembang tradisi keislaman yang berpadu harmonis dengan budaya Jawa, melahirkan keseimbangan antara nilai spiritual Islam dan kearifan lokal yang menjadi ciri khas masyarakat Jawa hingga kini.

Melalui anugerah gelar tersebut, diharapkan KRA Dwi Agus Prayitno dapat terus berperan aktif memperkuat hubungan antara Keraton, masyarakat, serta tradisi keilmuan dan budaya Jawa yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Sementara itu, Juru Bicara SISKS Pakubuwono XIV Keraton Surakarta Hadiningrat, KPA Singonagoro, turut menyampaikan ucapan selamat atas penganugerahan pangkat tersebut.

“Selamat kepada Kanjeng Raden Aryo Dwi Agus Prayitno atas penganugerahan pangkat KRA dari Keraton Surakarta Hadiningrat,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan gelar kehormatan tersebut, KRA Dwi Agus Prayitno dapat terus memberikan kontribusi positif bagi Keraton Surakarta sekaligus ikut menjaga serta mengembangkan warisan budaya Jawa di tengah masyarakat.(AZ) 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar