Stadion Batoro Katong Diizinkan Jadi Lokasi Josjis Fest 2026, Rumput Ditangani Usai Konser
![]() |
| EO dan Promotor Josjis Fest 2026 saat berkordinasi dengan dinas terkait Pemkab Ponorogo soal rencana pertunjukan konser di Stadion Batoro Katong |
Ponorogo || Metrowilis.com - Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) memberikan izin penggunaan Stadion Batoro Katong sebagai lokasi konser Josjis Fest 2026 yang akan digelar pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disbudparpora Ponorogo, Wakhid Purwanto, S.Sos., mengatakan izin tersebut telah diberikan atas petunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo. Menurutnya, penyelenggaraan Josjis Fest tidak menjadi persoalan selama seluruh ketentuan teknis dan keamanan dipenuhi.
“Bahwa Josjis aman, tidak ada masalah. Jadi kami sudah memberikan izin atas petunjuk Plt Bupati. Kami juga sudah melakukan studi tiru di Madiun terkait treatment penanganan rumput stadion pascaacara tersebut,” ujar Wakhid, Kamis sore (27/8/2026).
Wakhid menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan langkah perawatan rumput Stadion Batoro Katong setelah digunakan untuk konser. Stadion akan ditutup selama sekitar satu pekan untuk memberikan waktu pemulihan terhadap kondisi rumput.
“Setelah acara stadion akan kita tutup seminggu, kemudian kita pupuk dan siram pagi dan sore,” katanya.
Selain perawatan rumput, Wakhid menegaskan bahwa apabila dalam pelaksanaan konser terjadi kerusakan terhadap rumput maupun fasilitas stadion lainnya, tanggung jawab sepenuhnya berada pada pihak event organizer (EO).
Sementara itu, promotor sekaligus perwakilan EO Josjis Fest 2026, Wawan, mengajak seluruh pihak untuk bersinergi menyukseskan pelaksanaan konser tersebut. Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi Ponorogo.
“Hasil hearing tidak menolak 100 persen. Ada beberapa yang menolak, lainnya mengembalikan kepada Plt Bupati. Soal rumput sudah kita siasati secara teknis agar tetap terjaga. Panggung di timur,” kata Wawan didampingi Rama.
Wawan menilai Stadion Batoro Katong layak digunakan sebagai lokasi konser musik. Bahkan, menurutnya, penggunaan stadion dinilai lebih aman dibandingkan menggelar konser di lapangan terbuka.
“Jadi jika ada yang mengatakan Stadion Batoro Katong tidak layak, sangat salah. Keamanan di stadion lebih aman daripada lapangan. Nanti kita buka tiga pintu untuk keluar masuk penonton agar tidak bertumpuk. Ini demi keamanan,” jelasnya.
Josjis Fest 2026 dijadwalkan menghadirkan sejumlah artis dan musisi, di antaranya Denny Caknan, Aftershine dan Fira Cantika. Selain itu, sejumlah penampil lokal seperti Kajawi, DJ Ven dan Dela Monica juga akan turut memeriahkan acara.
Wawan menambahkan, pelaksanaan konser juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik dari sektor sewa stadion maupun aktivitas pendukung lainnya seperti kebersihan, parkir dan UMKM.
“Kami berharap Josjis bukan hanya asal acara, tetapi memberi dampak bagi Ponorogo. Dengan adanya konser musik, hotel menjadi laku dan sektor ekonomi lainnya ikut bergerak,” ujarnya.
Ia juga memastikan pihaknya siap bertanggung jawab apabila terdapat kerusakan fasilitas akibat pelaksanaan kegiatan. Untuk mendukung keamanan, EO juga akan memasang kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik.
“Kalau artis besar tentu akan mendatangkan penonton dari luar daerah juga. Jangan khawatir, ketika ada kerusakan kami siap bertanggung jawab. Kami juga akan memasang CCTV agar aman,” pungkasnya.(AZ)


