BREAKING NEWS

Raih Predikat Cumlaude, Jurnalis Lokal Minul Anggraeni Lulus dari UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

 


PONOROGO | Metrowilis.com- Minul Anggraeni, jurnalis lokal asal Kabupaten Wonogiri, berhasil meraih predikat cumlaude setelah menyelesaikan studi pada Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Ia diwisuda di Graha Wathoe Dhakon pada Selasa 21 Juli 2026 lalu. 

Keberhasilan tersebut diraih setelah menempuh pendidikan selama empat tahun. Selama masa kuliah, Minul tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif bekerja sebagai jurnalis sejak 2024.

Selain menjalankan profesi sebagai wartawan, Minul juga merintis usaha Oppacoin serta mengajar les gratis bagi anak-anak yatim piatu dan dhuafa. Menurutnya, pendidikan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam kegiatan kemahasiswaan, Minul tercatat aktif di Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Agama Islam tahun 2023, Senat Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, serta Unit Kegiatan Mahasiswa Pengembangan Keilmuan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Ia juga mengikuti sejumlah olimpiade tingkat nasional di bidang bahasa dan sejarah.

Sebagai penerima beasiswa penuh selama empat tahun, Minul mengaku kesempatan tersebut menjadi motivasi untuk terus berprestasi. Ia berupaya memanfaatkan kepercayaan yang diberikan dengan menyelesaikan studi secara maksimal.

Di balik keberhasilannya, Minul mengaku sempat menghadapi keterbatasan ekonomi. Sebagai anak pertama di keluarganya, ia bertekad menjadi sarjana pertama dan menjadikan kondisi tersebut sebagai penyemangat untuk terus belajar.

"Sejak awal saya ingin membuktikan bahwa keadaan bukan penentu masa depan seseorang. Yang menentukan adalah kemauan untuk terus belajar dan berusaha," ujar Minul.

Usai menyandang gelar sarjana, Minul berharap dapat terus mengembangkan diri sebagai jurnalis sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat melalui ilmu dan pengalaman yang dimilikinya.

"Saya percaya semua orang bebas bermimpi. Yang menentukan masa depan bukan dari mana kita berasal, tetapi apakah kita berani memperjuangkan mimpi itu sampai terwujud," tutupnya.(AZ) 

Catatan

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar