BREAKING NEWS

KUD Angker Gelar RAT, Dukung dan Perkuat Perekonomian Masyarakat

 


Ponorogo || Metrowilis.com- Sebagai salah satu koperasi terbesar yang menaungi ribuan anggota di wilayah perdesaan, Koperasi Unit Desa (KUD) Angker Kecamatan Sooko diproyeksikan semakin memperkuat perannya dalam mendukung perekonomian masyarakat pada tahun 2026. Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2025 yang digelar sebagai forum tertinggi koperasi untuk mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan usaha ke depan.

Dengan jumlah anggota yang telah mencapai sekitar 4.000 orang yang tersebar di Kecamatan Sooko dan Kecamatan Pudak, KUD Angker optimistis mampu menghadapi berbagai tantangan usaha sekaligus menangkap peluang pengembangan bisnis yang lebih luas pada tahun mendatang.

Ketua KUD Angker, Wahyudi, mengatakan bahwa kekuatan utama koperasi terletak pada partisipasi dan kepercayaan anggota. Oleh sebab itu, setiap kebijakan yang akan dijalankan pada tahun 2026 diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota sekaligus menjaga keberlanjutan usaha koperasi.

“RAT menjadi sarana bagi anggota untuk mengetahui perkembangan koperasi serta memberikan masukan terhadap program yang akan dijalankan. Semua keputusan diambil melalui musyawarah demi kemajuan bersama,” ujarnya didampingi Sekretaris Agus Tejo S,  dan Bendahara Warijan



Dalam rapat tersebut, sejumlah langkah strategis yang akan menjadi perhatian koperasi pada tahun 2026 turut dibahas secara mendalam. Salah satunya terkait optimalisasi aset milik koperasi, termasuk pemanfaatan gedung KUD Angker yang digunakan untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jurug, Kecamatan Sooko.

Pemanfaatan aset tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan koperasi melalui skema penyewaan gedung senilai Rp15 juta per tahun. Pendapatan tambahan itu diproyeksikan dapat memperkuat kondisi keuangan koperasi sekaligus mendukung pengembangan berbagai unit usaha yang dimiliki.

Selain itu, anggota juga membahas rencana penjualan satu unit kendaraan truk milik koperasi yang dinilai sudah tidak lagi optimal dalam menunjang aktivitas usaha. Dana hasil penjualan kendaraan tersebut nantinya diharapkan dapat dialihkan untuk mendukung program yang lebih produktif dan sesuai dengan kebutuhan organisasi saat ini.

Pembahasan lain yang menjadi perhatian anggota adalah rencana penjualan aset berupa tanah milik koperasi dengan nilai sekitar Rp400 juta. Keputusan terkait aset tersebut diproyeksikan akan menjadi bagian dari strategi penataan dan penguatan struktur keuangan koperasi agar lebih adaptif terhadap perkembangan usaha di masa mendatang.


Tingginya partisipasi anggota dalam menyampaikan usulan, tanggapan, dan masukan selama rapat menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan yang selama ini menjadi fondasi utama KUD Angker. Melalui keterlibatan aktif anggota, setiap kebijakan yang diambil diharapkan mampu menjawab kebutuhan organisasi sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar.

Ke depan, pengelolaan aset yang profesional, transparan, dan produktif diperkirakan akan menjadi salah satu kunci keberhasilan koperasi dalam meningkatkan pendapatan serta memperluas peluang usaha. Langkah tersebut juga sejalan dengan upaya memperkuat posisi KUD Angker sebagai lembaga ekonomi rakyat yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

Melalui RAT Tutup Buku Tahun 2025 ini, KUD Angker kembali menegaskan komitmennya untuk menjalankan prinsip-prinsip koperasi yang demokratis, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan anggota. Dengan dukungan ribuan anggota dari dua kecamatan, tahun 2026 diharapkan menjadi momentum bagi KUD Angker untuk tumbuh lebih kuat, lebih mandiri, dan semakin berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian masyarakat pedesaan di Kabupaten Ponorogo. (*)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar