Bulog Ponorogo Salurkan Bantuan Pangan untuk 139 Ribu Penerima, Tiap Keluarga Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak
![]() |
| Bantuan Pangan dari Bulog kepada masyarakat di Desa Sawuh Kecamatan Siman Ponorogo |
Ponorogo, Metrowilis.com – Perum Bulog Kantor Cabang Ponorogo mulai menyalurkan bantuan pangan pemerintah kepada masyarakat penerima manfaat di seluruh wilayah Kabupaten Ponorogo. Program bantuan tersebut merupakan alokasi untuk dua bulan sekaligus, yakni Februari dan Maret 2026.
Kepala Kantor Cabang Perum Bulog Ponorogo, Budiwan Susanto, mengatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan mandat pemerintah pusat untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tingkat konsumen.
“Pemerintah memberikan perintah kepada kami untuk menyalurkan bantuan pangan untuk dua bulan alokasi Februari dan Maret. Alhamdulillah, Kabupaten Ponorogo mendapatkan kuota sekitar 139 ribu penerima manfaat,” ujar Budiwan saat dikonfirmasi Metrowilis.com di ruang kerjanya, Selasa (9/6/2026).
Ia menjelaskan, setiap penerima manfaat memperoleh bantuan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Karena disalurkan untuk dua bulan sekaligus, maka setiap keluarga menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
“Untuk masing-masing penerima, per bulan mendapat 10 kilogram beras dan 2 liter minyak. Karena ini untuk dua bulan, maka mereka menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak,” jelasnya.
Budiwan menuturkan, penyaluran bantuan dimulai pada akhir Mei 2026 dan ditargetkan selesai pada pertengahan Juni. Hingga saat ini, proses distribusi berjalan lancar berkat dukungan berbagai pihak.
“Penyaluran berjalan dengan baik karena kami didukung oleh dinas terkait, pemerintah desa, serta berkoordinasi dengan Kodim untuk membantu kelancaran dan ketertiban selama distribusi berlangsung,” katanya.
Menurutnya, kebijakan bantuan pangan tersebut merupakan program pemerintah pusat yang dilaksanakan sebagai respons terhadap kondisi masyarakat yang masih membutuhkan dukungan pemenuhan kebutuhan pokok.
“Kebijakan ini berasal dari pemerintah pusat karena melihat kondisi masyarakat yang dinilai membutuhkan bantuan. Untuk ke depan, kami belum mengetahui apakah akan ada penyaluran lanjutan atau tidak,” ungkapnya.
Meski demikian, Budiwan menilai kemungkinan program serupa dapat kembali dilaksanakan apabila pemerintah memandang kondisi masyarakat masih memerlukan bantuan.
Seluruh kecamatan dan desa di Kabupaten Ponorogo menjadi sasaran program ini. Data penerima manfaat mengacu pada data yang disusun oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Kementerian Sosial berdasarkan basis data keluarga penerima yang masuk kategori prioritas.
“Data penerima berasal dari Bapanas dan Kementerian Sosial, berdasarkan data keluarga yang masuk dalam kategori desil penerima bantuan,” terangnya.
Lebih lanjut, Budiwan menjelaskan bahwa tujuan utama program tersebut adalah membantu menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu.
“Dengan adanya bantuan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng ini, kami berharap dapat membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia berharap bantuan pangan yang disalurkan pemerintah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima serta membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.
“Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu. Jika nanti ada program bantuan lanjutan dari pemerintah, kami siap untuk kembali menyalurkannya,” pungkasnya.(AZ)



