Jumat Berkah, Wujud Kasih TNI untuk Rakyat Ponorogo Yang Membutuhkan
PONOROGO | metrowilis.com – Pagi itu, udara sejuk masih menyelimuti Aloon-Aloon Ponorogo. Di tengah hiruk pikuk warga yang mulai menata lapak dan mengayuh becak mencari rezeki, tampak sejumlah prajurit berseragam loreng turun ke jalan. Mereka membawa kotak makanan dan botol minuman — bukan untuk tugas tempur, melainkan untuk misi kemanusiaan.
Kodim 0802/Ponorogo kembali menggelar Bakti Sosial Jumat Berkah, Jumat (2/1/2026), dengan membagikan makanan dan minuman kepada warga yang membutuhkan atau kurang mampu. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pasipers Kodim 0802/Ponorogo, Kapten Cba Nurlaili, mewakili Dandim Letkol Arh Farauk Saputra.
Seperti pekan-pekan sebelumnya, sasaran baksos adalah mereka yang kerap luput dari perhatian: buruh kasar, tukang becak, juru parkir, pedagang asongan, hingga warga lanjut usia yang masih mencari nafkah. Namun kali ini, jalur yang disusuri sedikit berbeda — mulai dari Aloon-Aloon Ponorogo, Jalan Diponegoro, Pasar Legi, hingga SPBU Sinduro dan simpang Jenes.
“Kegiatan ini kami lakukan setiap hari Jumat. Sasarannya adalah saudara-saudara kita yang ekonominya masih kurang mampu dan membutuhkan uluran tangan,” ujar Kapten Cba Nurlaili dengan senyum hangat di sela kegiatan.
Bagi Kodim 0802/Ponorogo, Jumat bukan sekadar hari penghujung pekan, melainkan momentum untuk menebar kebaikan. Menurut Nurlaili, kegiatan sederhana ini menjadi bagian dari upaya TNI untuk hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam tugas pertahanan, tetapi juga kemanusiaan.
“Baksos ini adalah bentuk kepedulian kami sebagai prajurit terhadap kondisi warga. Kami ingin kebersamaan dan ikatan kekeluargaan antara TNI dan rakyat tetap kokoh dan kuat,” tambahnya.
Seorang tukang becak bernama Pak Suyatno (56) yang menerima paket nasi bungkus tak bisa menyembunyikan senyumnya. “Rejeki gak disangka-sangka. Terima kasih, Pak Tentara. Nasi ini cukup buat makan siang,” ucapnya lirih.
Bagi mereka yang menerima, bantuan itu mungkin hanya sebungkus nasi dan seteguk air. Namun di baliknya tersimpan makna besar: perhatian, empati, dan semangat berbagi yang tak pernah padam.
Di setiap langkah dan senyum yang dibagikan, TNI kembali membuktikan jati dirinya sebagai bagian dari rakyat — dan untuk rakyat.
(MdC0802/Red)


