Naik Hampir 100 Persen, Pasar Malam Alun-Alun Ponorogo Sumbang PAD Rp 600 Juta Lebih, Jadi Penggerak Ekonomi Warga
Ponorogo | Metrowilis.com - Gelaran par malam di Alun-alun Ponorogo selama hampir 40 hari sukses menghadirkan hiburan sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Kegiatan yang dibuka sejak 5 Maret 2026 itu mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp600.965.000.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Perdagkum) Ponorogo, Ringga Dwi Heri Irawan, SSTP, M.Si, mengungkapkan bahwa capaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan empat hingga lima tahun terakhir.
“Dengan luasan dan harga sewa yang masih sama, kenaikan PAD di sektor ini hampir mencapai 100 persen,” ujarnya kepada awak media.
Ia juga menambahkan bahwa meskipun wahana permainan sebagian besar berasal dari luar daerah, mayoritas pedagang merupakan warga Ponorogo. Hal ini membuat dampak ekonomi dari penyelenggaraan pasar malam sangat dirasakan langsung oleh masyarakat lokal.
“Kalau wahana umumnya dari luar Ponorogo, tapi pedagang rata-rata warga Ponorogo, jadi manfaatnya sangat terasa,” imbuhnya.
Selama penyelenggaraan, pasar malam tak pernah sepi pengunjung. Beragam wahana permainan serta lapak kuliner menjadi daya tarik utama bagi masyarakat yang ingin menikmati hiburan dengan biaya terjangkau.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, saat penutupan pada Sabtu malam (11/4/2026), menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dan kontribusi semua pihak yang terlibat.
“Rasanya pas lagi penuh, seperti Disneyland versi lokal. Terima kasih untuk para pedagang, pemilik wahana permainan, dan masyarakat yang ikut meramaikan pasar malam. Sampai jumpa di tahun 2027,” ucapnya.
Menurutnya, pasar malam tidak hanya menjadi alternatif hiburan keluarga tanpa harus bepergian jauh, tetapi juga memberikan tambahan penghasilan bagi pedagang serta penyedia wahana permainan.
Dengan capaian PAD yang meningkat signifikan, pasar malam Alun-alun Ponorogo terbukti menjadi salah satu agenda yang efektif dalam mendongkrak perekonomian daerah sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat. (AZ/red)
