KPK Masih di Ponorogo, Infonya Operasi Berlanjut Hingga Akhir Pekan
Ponorogo, Metrowilis.com - Tiga minggu pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang mengguncang Kabupaten Ponorogo, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rupanya belum menurunkan tensi gerakannya. Jumat sore ini 28 November 2025, aroma operasi senyap kembali menyeruak di sejumlah titik strategis.
Sekitar pukul 15.00 WIB, dua mobil Toyota Innova berwarna gelap dengan pengawalan Sabhara Polres Ponorogo terpantau menyusuri Perumahan Kertosari, tepatnya di Jalan Handayani C65, RT/RW 01/04. Warga sekitar menuturkan, rombongan tersebut berhenti di rumah Yesi Daniel Baskoro, purna Kabid Kebudayaan Disbudparpora Ponorogo yang juga dikenal sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) proyek Monumen Reyog Sampung.
“Tadi sekitar jam tiga lewat sedikit, beberapa orang berseragam dan berpakaian rapi masuk ke rumah itu. Tidak lama kemudian mereka keluar membawa map dan tas berisi berkas,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.
Sekitar satu setengah jam kemudian, tim bergerak menuju Jalan Bathoro Katong No. 29 Ponorogo. Di lokasi kedua ini, target operasi disebut-sebut adalah rumah Heru Sangoko, seorang pengusaha lokal yang dikenal dekat dengan lingkar tim pemenangan Bupati nonaktif Sugiri Sancoko. Rumah berpagar tinggi itu sempat menarik perhatian warga sekitar saat mobil petugas berhenti cukup lama di depan gerbang utama.
Tak hanya itu, sumber terpercaya menyebut, tim kedua KPK juga bergerak menuju wilayah Sawoo, tepatnya ke rumah Wagiman, di Jalan Ponorogo–Trenggalek, Desa Sawo, Kecamatan Sawoo. Wagiman diketahui merupakan orang tua dari salah satu anggota DPRD Ponorogo aktif.
Sementara di titik lain, operasi juga dikabarkan menyasar rumah Mujib, pegawai RSUD dr. Hardjono Ponorogo yang menjabat sebagai PPKom di rumah sakit tersebut. Mujib berdomisili di Desa Kupuk, Kecamatan Bungkal, dan disebut masih memiliki kaitan administratif dengan proyek pengadaan yang tengah diusut lembaga antirasuah itu.
Sumber internal penegak hukum menyebut, penggeledahan kali ini merupakan lanjutan pengembangan perkara dugaan suap dan gratifikasi proyek infrastruktur dan kebudayaan, termasuk pembangunan Monumen Reyog Sampung.
Operasi hari ini diyakini belum menjadi akhir. Berdasarkan informasi yang diperoleh metrowilis.com, tim KPK masih akan melanjutkan giat pada Sabtu (29/11/2025) dengan fokus memperdalam keterkaitan aliran dana dan bukti suap yang melibatkan pejabat Pemkab Ponorogo serta pihak swasta rekanan proyek.
“Mereka (tim KPK) belum selesai, masih ada pemeriksaan lanjutan besok (hari ini,red) . Ini bagian dari rangkaian pengembangan kasus yang lebih besar,” ungkap salah satu sumber penegak hukum di Ponorogo yang tak ingin disebutkan namanya, seperti yang dilangsiir suara wilayah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak KPK terkait giat lapangan tersebut. Namun aroma “angin penegakan hukum” yang berhembus dari Kertosari hingga Sawoo malam ini menandai satu hal: Ponorogo masih menjadi medan penting dalam upaya pembuktian kasus besar yang mengguncang bumi Reyog.(red)
