DPR RI dan BGN Terus Dorong Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Madiun
Madiun, Jawa Timur (23/9/2025) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mendapat sorotan melalui kegiatan sosialisasi yang digelar DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di Tri Java Hall, Jl. Stasiun, Kecamatan Geger, Madiun, Sabtu (20/9). Dengan mengangkat tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia”, kegiatan ini dihadiri ratusan peserta, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat terkait.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua Komisi IX DPR RI M. Yahya Zaini, Tenaga Ahli DPR RI M. Sam’ani Kurniawan, Tenaga Ahli Direktorat Kerja Sama dan Kemitraan BGN Imam Bachtiar Farianto, serta tokoh masyarakat Madiun Aang Fakhrur Rozi.
Dalam sambutannya, M. Yahya Zaini menegaskan bahwa MBG merupakan program prioritas nasional yang harus dikawal bersama. Menurutnya, keberhasilan program ini membutuhkan sinergi antara pemangku kebijakan dan masyarakat.
“Badan Gizi Nasional adalah mitra strategis Komisi IX DPR RI. Kami berkomitmen tidak hanya mendukung, tetapi juga mengawasi dan mengevaluasi agar program Makan Bergizi Gratis benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Tenaga Ahli BGN Imam Bachtiar Farianto menekankan bahwa MBG bukan sekadar penyediaan makanan sehat, melainkan bagian dari strategi besar menuju Indonesia Emas 2045.
“Dengan meningkatkan kualitas gizi, program ini diharapkan mampu memperkuat daya saing bangsa melalui generasi yang sehat, cerdas, dan produktif,” ungkapnya.
Tokoh masyarakat Madiun, Aang Fakhrur Rozi, juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya sosialisasi ini. Ia menilai, manfaat MBG bukan hanya pada peningkatan gizi anak-anak, tetapi juga berdampak pada aspek sosial dan ekonomi.
“Kami merasakan langsung manfaat dari program ini. Selain anak-anak mendapatkan makanan bergizi, program ini juga membuka peluang kerja dan pemberdayaan masyarakat,” tutur Aang.
Melalui sosialisasi ini, DPR RI dan BGN berharap masyarakat semakin memahami urgensi program MBG serta aktif mendukung keberlanjutannya. Sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat diyakini menjadi kunci utama dalam mewujudkan bangsa Indonesia yang sehat dan berdaya saing di masa depan.(AZ/ADV)


