BREAKING NEWS

Pemdes Bringinan Hadir untuk Warga dari Dalam Kandungan hingga ke Liang Lahat

Kepala Desa Bringinan Barno


Ponorogo, Metrowilis.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Bringinan, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, menunjukkan komitmen luar biasa dalam melayani warganya dari sejak dalam kandungan hingga tutup usia. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Barno, berbagai program menyentuh seluruh lapisan masyarakat secara menyeluruh dan berkesinambungan.
"Kami mendata semua ibu hamil di desa, lalu kami berikan makanan bergizi dan susu agar bayi yang lahir sehat dan cerdas, menjadi generasi penerus yang unggul bagi Desa Bringinan," ujar Barno saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (5/8/2025), usai kegiatan sosialisasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI).
Perhatian Pemdes tidak berhenti sampai bayi lahir. Balita pun mendapatkan perhatian di bidang kesehatan. Ketika memasuki usia sekolah, bantuan pendidikan dan perlengkapan sekolah juga diberikan. Warga usia produktif yang membutuhkan bantuan sosial pun turut mendapat perhatian. Bahkan, lanjut Barno, warga lanjut usia (lansia) juga mendapat dukungan dari Pemdes melalui alokasi Dana Desa.



Tak hanya itu, perhatian Pemdes Bringinan bahkan berlanjut hingga warga menghembuskan napas terakhir. "Ketika ada warga yang meninggal, kami hadir untuk membantu, bahkan saya pribadi sering ikut menggali kubur. Kami juga memberikan bantuan dari desa, semuanya sudah kami anggarkan dan realisasikan melalui APBDes," tambah Barno.
Ia menyebut, dari 260 warga yang meninggal dunia selama masa kepemimpinannya, dirinya hanya absen dalam enam pemakaman karena tugas dinas di luar kota. “Kami hadir sebagai bentuk penghormatan terakhir dan bentuk pelayanan kepada masyarakat, tak hanya saat hidup tapi juga saat wafat,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Barno juga menyinggung tentang pelaksanaan sosialisasi P3-TGAI. Ia menegaskan bahwa proyek tersebut tidak boleh merugikan para pemilik lahan pertanian, terutama yang telah bersertifikat.
"Kami tidak akan membebani warga dengan pengambilan lahan, kecuali mereka memberikan izin secara sukarela. Untuk sementara, proyek irigasi ini akan diterapkan di sepanjang tanah bengkok milik perangkat desa. Jika tahun depan ada warga yang ikhlas, akan kita usulkan lagi," jelas Barno.
Langkah dan kebijakan Pemdes Bringinan ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan pemerintah desa bisa menjangkau seluruh aspek kehidupan masyarakat, dari lahir hingga meninggal dunia.(AZ) 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar