Terminal Tipe A Seloaji Ponorogo Siapkan Armada dan Pos Pelayanan 24 Jam Hadapi Lonjakan Penumpang Nataru
![]() |
| Wasatpel Terminal Tipe A Seloaji Ponorogo Dendy Trias Surendra, S.H |
PONOROGO | Metrowilis.Com- Menghadapi potensi lonjakan penumpang pada momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Terminal Tipe A Seloaji Ponorogo telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, mulai dari kesiapan armada, pos pelayanan 24 jam, hingga layanan kesehatan bagi penumpang dan awak bus.
Wasatpel Terminal Tipe A Seloaji Ponorogo, Dendy Trias Surendra, SH, mengatakan pihaknya telah mempersiapkan seluruh armada guna mengantisipasi lonjakan penumpang baik dari arah Surabaya menuju Ponorogo maupun sebaliknya.
“Kami sudah mempersiapkan armada-armada untuk menghadapi kemungkinan lonjakan penumpang mulai H-1, bahkan sejak hari ini 30 Desember 2025 hingga H+1 atau 1 Januari 2026. Semua pelayanan sudah kami siapkan di ruang tunggu maupun di area terminal,” ujar kepada metrowilis.com saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Selasa 30 Desember 2025
Selain kesiapan armada, Terminal Seloaji juga menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat yang singgah di terminal, serta bagi awak dan kru bus. Layanan ini dilaksanakan melalui koordinasi dengan UPT Puskesmas Sukosari, jajaran Polres Ponorogo, dan Dokpol Polres Ponorogo.
![]() |
| Wasatpel Terminal Tipe A Seloaji Dendy saat melakukan ramp check armada dengan didampingi Stafnya |
Setiap hari, terminal juga rutin melakukan ramp check terhadap armada AKDP maupun AKAP guna memastikan seluruh kendaraan dalam kondisi laik jalan dan aman digunakan.
Untuk mendukung kelancaran pengamanan dan pelayanan selama Nataru, Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Nataru di Terminal Seloaji diinisiasi oleh Polres Ponorogo dan difasilitasi oleh pihak terminal. Pos ini melibatkan unsur TNI–Polri, Dinas Kesehatan, serta Puskesmas, dan beroperasi 24 jam penuh dengan petugas berjaga pagi dan malam.
Dendy memperkirakan, kenaikan jumlah penumpang pada Nataru mencapai sekitar 0,5 persen dibanding hari biasa, dengan periode puncak diperkirakan mulai H-3 hingga H+1.
“Tidak seperti angkutan Lebaran yang bisa naik hingga 100 persen, untuk Nataru ini kenaikannya relatif kecil dan didominasi oleh masyarakat Nasrani yang pulang kampung atau berlibur,” jelasnya.
Saat ini, jumlah bus yang masuk Terminal Seloaji Ponorogo setiap hari berkisar 120 hingga 130 armada, baik AKAP maupun AKDP.
Ia berharap adanya penambahan armada dari perusahaan otobus agar seluruh penumpang dapat terlayani dengan baik.
“Harapan kami, penambahan armada ini bisa mengakomodir seluruh penumpang agar tidak ada yang terlantar di dalam Terminal Seloaji Ponorogo,” tegasnya.
![]() |
| Wasatpel Terminal Tipe A Seloaji Dendy saat menemui Staf kacab BNI Ponorogo, untuk penunjang mobilitas transaksii perbankan dengan memasang ATM di Ruang Tunggu Terminal |
Ke depan, Terminal Seloaji juga merencanakan program peningkatan layanan, salah satunya pemasangan mesin ATM di ruang tunggu terminal guna menunjang mobilitas dan transaksi perbankan para penumpang.
“Insya Allah, kami mohon doanya, dalam waktu dekat akan ada pemasangan mesin ATM di dalam terminal sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Dendy.(AZ/red)




