Korban Longsor Tambang Galian C di Magetan Ditemukan Meninggal
Magetan, Metrowilis.com – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban longsor di area tambang galian C, Dukuh Kletak, Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Korban bernama Suroso (55), warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan.
Pencarian dilakukan selama kurang lebih empat jam oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Magetan, Basarnas Trenggalek, TNI, Polri, dan masyarakat setempat. Korban pertama kali terlihat oleh rekannya dalam kondisi tengkurap, dengan sebagian tubuhnya tertimbun tanah. "Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 12.30 WIB," kata Eka Wahyudi, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Minggu (26/9/2025).
Usai dievakuasi, jenazah Suroso langsung dibawa ke Puskesmas Parang untuk kepentingan identifikasi lebih lanjut. Kapolsek Parang, AKP Soekarno, membenarkan adanya kejadian tersebut dan mengonfirmasi bahwa korban meninggal akibat tertimbun material longsor.
Menanggapi insiden ini, Ketua Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Magetan menegaskan perlunya pengawasan ketat terhadap aktivitas penambangan galian C. Ia menyebut di Kabupaten Magetan terdapat sekitar 10 pengusaha tambang resmi dengan 13 titik lokasi penambangan.
“Provinsi hanya memberi izin, tapi pengawasan tidak ada. Ini yang harus diperbaiki agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Kami siap membantu pemerintah dalam melakukan pengawasan,” ujarnya.
Peristiwa longsor ini kembali menjadi peringatan bagi pemerintah dan pelaku usaha tambang untuk lebih memperhatikan keselamatan kerja dan pengawasan di lapangan, guna mencegah jatuhnya korban jiwa di kemudian hari.(AZ)

