BREAKING NEWS

Pemkab Ponorogo Matangkan Rencana Pembangunan 2027 Lewat Musrenbang

 


Ponorogo | Metrowilis.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mulai mematangkan rencana pembangunan daerah untuk tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar di Gedung Sasana Praja, Jalan Diponegoro, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Kamis (12/3/2026).

Forum perencanaan tahunan tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah, organisasi masyarakat, hingga perwakilan lembaga dan komunitas yang ada di Ponorogo. Dalam Musrenbang ini, sejumlah prioritas pembangunan dirumuskan untuk memperkuat arah pembangunan daerah pada tahun mendatang.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyampaikan bahwa Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang disiapkan mengusung tema pemerataan pembangunan dan pemberdayaan ekonomi rakyat.

“RKPD kali ini adalah pemerataan pembangunan dan pemberdayaan ekonomi rakyat. Ada tujuh rancangan prioritas yang kami siapkan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, prioritas tersebut meliputi percepatan penanggulangan kemiskinan, peningkatan kualitas infrastruktur, hingga upaya mewujudkan masyarakat yang harmonis melalui optimalisasi berbagai program pembangunan.

Selain itu, Pemkab Ponorogo juga memfokuskan kebijakan pada penguatan sektor ekonomi berbasis potensi daerah.

“Kami juga berfokus pada optimalisasi sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan, termasuk pemberdayaan UMKM, penguatan iklim investasi, serta peningkatan lapangan pekerjaan yang lebih produktif,” tambahnya.

Bunda Lisdyarita—sapaan akrab Plt Bupati Ponorogo—juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah dalam beberapa tahun terakhir. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Ponorogo tercatat mengalami peningkatan dari 73,70 pada tahun 2024 menjadi 74,65 pada tahun 2025.

Di sisi lain, tingkat kemiskinan juga menunjukkan tren penurunan, dari 9,11 persen pada 2024 menjadi 8,86 persen pada 2025. Bahkan, dibandingkan dengan kabupaten lain di wilayah eks Karesidenan Madiun, Ponorogo menjadi daerah dengan tingkat kemiskinan terendah.

“Di tahun 2026 ini kami menargetkan angka kemiskinan dapat terus ditekan hingga mencapai 7,85 persen,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Ponorogo, Luhur Apidianto, menjelaskan bahwa Musrenbang menjadi forum strategis untuk mempertemukan berbagai pihak yang berkepentingan terhadap program pembangunan daerah.

Menurutnya, Musrenbang tahun ini diikuti ratusan peserta baik secara luring maupun daring.

“Kami mengundang 656 peserta, baik yang hadir secara langsung maupun daring,” kata Luhur saat ditemui usai acara.

Melalui keterlibatan berbagai unsur masyarakat tersebut, pihaknya berharap berbagai persoalan pembangunan daerah dapat dibahas secara komprehensif sehingga menghasilkan perencanaan yang lebih tepat sasaran.

“Kegiatan ini merupakan perwujudan pendekatan partisipatif dalam perencanaan pembangunan daerah untuk membahas rancangan akhir dokumen rencana pembangunan daerah,” pungkasnya.(AZ) 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar